Menu

Mode Gelap
Bank Kalbar kembali Peroleh Anugerah TOP CSR WARD Tahun 2024 Lagi Senang Milih-milih Celana Pak Polisi Datang, Sofyan Ditangkap Tak Berkutik  Tim Unit Reskrim Polsek Kandis Amankan Satu Orang Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Kapolsek Senapelan Dampingi Kapolda Riau Besuk Anak Menderita Penyakit Tulang Kaca Ciptakan Lalu Lintas yang Aman ,Tertib dan Lancar, Satlantas Polres Siak Gelar Program ” Bung Selamat “

Nasional · 30 Sep 2023 09:28 WIB ·

Peringatan Hari G30S, Salahuddin: Tanamkan Nilai Ideologi Pancasila kepada Anak Kita Sejak Dini


 Peringatan Hari G30S, Salahuddin: Tanamkan Nilai Ideologi Pancasila kepada Anak Kita Sejak Dini Perbesar

insanjurnalis.com – Peringatan Hari Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal peristiwa kelam bersejarah di Indonesia pada saat itu, pemberontakan, kudeta yang terjadi pada satu malam hingga sampai 1 Oktober 1965. Kala itu petinggi TNI-AD menjadi korban keganasan gerakan yang dilatabelakangi oleh PKI.

Tujuh Jenderal diantaranya 6 Gugur di sumur yang dinamakan Lubang Buaya. Dari 6 Pahlawan ini satunya Ajudan dari Jenderal Nasution. Mereka dituding dan difitnah oleh kelompok pemberontakan PKI itu adanya isu Dewan Jenderal.

Yang saya baca dari buku-buku bersejarah ini, beberapa petinggi Angkatan Darat yang tidak puas terhadap Soekarno dan berniat untuk menggulingkannya.

Menanggapi isu ini, Soekarno disebut-sebut memerintahkan pasukan Cakrabirawa untuk menangkap dan membawa mereka untuk diadili oleh Soekarno.

Namun yang tidak diduga-duga, dalam operasi penangkapan jenderal-jenderal tersebut, terjadi tindakan beberapa oknum yang termakan emosi dan membunuh mereka dengan kejam.

Demikian yang disampaikan Muhammad Salahuddin, S.T, M.T., Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kubu Raya, kepada insanjurnalis.com Sabtu (30/9/23).

Salahuddin menuturkan, generasi muda kebanyakan belum mengerti dari sejarah peristiwa tersebut. “Bahkan ada yang tidak tahu sama sekali tentang sejarah G30S ini. Kan hironis, setiap peringatan selalu bertanya-tanya ini peristiwa dan sejerah apa?,” tuturnya.

Kemudian, kata Salahuddin penting bagi orangtua yang pertama menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila kepada anak-anak. “Kelak mereka pasti tumbuh dewasa, jangan sampai sudah berkeluargapun mereka tak paham dengan sejarah ini,” ujar Anggota DPRD Kubu Raya itu.

Lanjutnya, dirumah peran orangtua selain mendidik anak memberikan pengetahuan sejarah itu perlu, karena disekolah mereka belum tentu mendapatkan pelajaran sejarah yang menceritakan tentang Pahlawan Revolusi dan pemberontakan yang pernah terjadi di Indonesia. “Memberikan pengetahuan sejarah ini, tentu kita melihat kapasitas anak-anak kita dalam mencerna, tentu tak segampang apa yang ingin kita mau. Setidaknya mereka tahu bahwa Indonesia dulu selain melawan penjajahan Belanda dan mempertahankan kemerdekaan, ditahun 1965 pernah terjadi peristiwa G30S,” kata Salahuddin.

“Banyak sejarah-sejarah lain di Indonesia yang perlu kita sampaikan juga dengan anak-anak kita, karena untuk menumbuhkan nilai ideologi Pancasila dan rasa Patriot cinta tanah air, mereka harus mengetahui sejarah-sejarah juga,” tutupnya.(ad)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Lagi Senang Milih-milih Celana Pak Polisi Datang, Sofyan Ditangkap Tak Berkutik 

27 Mei 2024 - 16:57 WIB

Kapolresta Pekanbaru di Wakili Kasat Binmas Serahkan Uang Pembinaan Kepada Atlit dan Pelatih Kota Pekanbaru

22 Mei 2024 - 08:03 WIB

Komnas HAM Papua Apresiasi Rekrutmen Polri, Ini 3 Alasannya

21 Mei 2024 - 19:12 WIB

Kapolresta Pekanbaru Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke -116

20 Mei 2024 - 12:12 WIB

Gebyar Karya Seni Mahasiswa Makul PKN Universitas Tanjungpura Pontianak Tahun 2024

18 Mei 2024 - 08:06 WIB

Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho M.Han Hadiri Penganugerahan Rekor MURI Outdoor Lift Pertama di Jambatan TASL

17 Mei 2024 - 08:34 WIB

Trending di Nasional