Menu

Mode Gelap
Tim Unit Reskrim Polsek Kandis Amankan Satu Orang Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Kapolsek Senapelan Dampingi Kapolda Riau Besuk Anak Menderita Penyakit Tulang Kaca Ciptakan Lalu Lintas yang Aman ,Tertib dan Lancar, Satlantas Polres Siak Gelar Program ” Bung Selamat “ Kapolresta Pekanbaru di Wakili Kasat Binmas Serahkan Uang Pembinaan Kepada Atlit dan Pelatih Kota Pekanbaru Patut di acung Jempol..Aksi Heroik Anggota Satlantas Polresta Pekanbaru Dalam Penyelamatan Warga yang Tersengat Arus Listrik

Nasional · 11 Mar 2024 15:13 WIB ·

Diduga SPBU Lakukan Pengisian BBM Pakai Jerigen dengan Santai


 Diduga SPBU Lakukan Pengisian BBM Pakai Jerigen dengan Santai Perbesar

Perawang (Siak) – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor. 16.287.058 Jalan Baru Bakal, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (Riau) terlihat penjualan bahan bakar minyak jenis pertalite dengan menggunakan jerigen yang dibungkus pakai karung dan plastik, agar tidak terlalu kelihatan kepada masyarakat, ada juga terpantau menggunakan motor tangki besar jenis, Senin (11/3).

Dari Investigasi awak media terlihat di lokasi, hampir setiap hari pihak karyawan SPBU melakukan pengisian jerigen dan juga motor tangki ukuran besar, yang melangsir berulangkali dalam satu unit motor, tetapi pihak karyawan SPBU terlihat santai saat melakukan pengisian seolah-olah tidak ada persoalan bila lakukan pengisian jerigen.

Saat Awak media mau mengkonfirmasi kepada manager di ruangannya soal penjualan BBM bersubsidi dan ketentuan penjualan minyak bersubsidi, menager SPBU yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan, mengaku memang ada beberapa yang langsir warga setempat.e

Kembali ditanyakan terkait kebenaran penjualan BBM bersubsidi tersebut, namun menager segera bergegas meninggalkan tim awak media, tanpa memberikan keterangan apapun.

Merujuk BBM bersubsidi dijerat dengan Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas Bumi.Pelaku penyalahgunaan bbm bersubsidi terancam dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp.60 miliar.

Bila melihat dari ketentuan pasal 55 udang undang no.22 tahun 2021 Dengan barang siapa yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan BBM, penyimpanan dan penjualan (niaga) BBM yang bersubsidi/non-subsidi tanpa memiliki izin, dapat dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp.60 miliar.

Diharapkan dinas perdagangan dan APH ataupun pihak-pihak terkait Kabupaten Siak agar segera melakukan penertiban terhadap pengisian BBM bersubsidi di SPBU Jalan Baru Bakal.

Penulis: R@madona

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kapolresta Pekanbaru di Wakili Kasat Binmas Serahkan Uang Pembinaan Kepada Atlit dan Pelatih Kota Pekanbaru

22 Mei 2024 - 08:03 WIB

Komnas HAM Papua Apresiasi Rekrutmen Polri, Ini 3 Alasannya

21 Mei 2024 - 19:12 WIB

Kapolresta Pekanbaru Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke -116

20 Mei 2024 - 12:12 WIB

Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho M.Han Hadiri Penganugerahan Rekor MURI Outdoor Lift Pertama di Jambatan TASL

17 Mei 2024 - 08:34 WIB

Siap-siap Bagi Calon Pelamar ASN PPPK Tahun 2024

14 Mei 2024 - 08:17 WIB

(BKSAP) DPR RI Fraksi PKS, Sukamta: Rakyat Palestina Semakin Menderita 7 Bulan Diserang Israel

8 Mei 2024 - 13:20 WIB

Trending di Nasional